Dilecehkan Pemain Bola, Via Vallen Dapat Dukungan dari Netizen dan Tokoh Publik

Posted on

 

salamberita.com–Marko Simic diduga menjadi sosok yang melakukan pelecehan seksual kepada Via Vallen. Meski pelantun tembang sayang itu tidak menyebut identitas pelaku, tapi nama Marko muncul.

Lewat beberapa petunjuk pada Insta Stories Via, para penggemar coba mencocokkan foto serta centang biru di profil picture Marko dengan Insta Stories Via Vallen

“Accountnya udah cetang biru. Siapa ya pemain Indonesia,” tulis netizen.

Saat ditelusuri melalui akun @markosimic77, postingan terbaru pesepakbola asal Kroasia ini dipenuhi komentar bernada hujatan.

Baca Juga : Soeharto KW Super Itu Ternyata Bernama…

“Tahu sopan santun dong, gaya ke barat-baratan enggak usah dibawa ke Indonesia deh,” ujar salau satu akun.

Viralnya kasus pelecehan itu dari postingan Via Vallen yang merasa terhina atas tindakan dilakukan Marko. Penyanyi asal Surabaya itupun mengunggah percakapan antara dirinya dan pria tersebut.

Isi pesan itu menyebutkan kata- kata bahwa si pria ingin melihat Via Vallen menyanyi sambil mengenakan baju seksi.

Sementara itu, saran agar Via melaporkan pelecehan tersebut ke pihak kepolisian juga turut membanjiri akun Instagramnya. Namun Via Vallen mengaku tak mau membawa kasus itu ke ranah hukum.

Via hanya ingin memberi pelajaran ke Marko bahwa tindakannya itu tidak pantas. Di sisi lain penyanyi yang mulai naik daun ini juga mengimbau agar para perempuan Indonesia tidak tinggal diam jika diperlakukan seperti itu.

Kasus ini nampaknya juga membuat sejumlah publik figur buka suara. Salah satunya adalah Ernest Prakasa. Sutradara sekaligus komedian ini melalui akun Instagram-nya, meminta agar para netizen untuk tidak menganggap remeh pelecehan seksual di media sosial.

Baca juga : Menjelang Ajalnya, Tubuh Wanita Cantik Ini Nampak Seperti Mayat Hidup

Ernest mengaku gerah dengan kata-kata warganet yang menganggap kasus yang dialami oleh Via Vallen itu dibesar-besarkan atau lebay. Baginya, keberanian Via menguak kasus tersebut ke muka publik justru adalah satu langkah baik agar tindak pelecehan seksual tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Teman-teman, kekerasan seksual itu ada tingkatannya, dan tingkatan terendah dimulai dari celetukan-celetukan ringan. Bersikap permisif sama aja memberi ruang bagi tindakan yang lebih parah. Mari beri dukungan agar banyak korban yang berani bicara, bukan justru membuat mereka bungkam,” tulisnya, Rabu (6/6/2018).

Ujaran Ernest beralasan. Sebab berkaca dari kasus pelecehan seksual di industri perfilman di Hollywood. Adapun salah satu pelakunya adalah Harvey Weinsten. Setelah skandal Harvey terkuak, pria itupun dijerat hukum.

Selain itu gerakan dengan tagar #MeToo dan #Time’sUp juga sudah mewarnai industry perfilman Hollywood dalam beberapa tahun terakhir. Para seniman perempuan di sana dirangkul agar berani mengungkapkan pelecehan seksual yang telah terjadi kepada mereka.

Tak hanya Ernest saja. Publik figur lain yakni Ussy Sulistiawaty juga bersuara. Menurutnya bila terbukti oknum yang diduga pesepakbola itu bersalah, layaknya diberi hukuman setimpal.

Penyanyi 36 tahun ini kembali mengungkapkan kata-kata yang menohok. Adapun inti perkataanya adalah pelacur saha tidak mau dilecehkan.

Tak hanya publik figur di dunia hiburan yang bersuara, bahkan tokoh politik juga ikut-ikutan angkat bicara. Salah satunya adalah calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno. Dia memberi semangat kepada Via Vallen, dan menyarankan untuk melapor ke polisi.

Baca Juga : Zidane Hengkang! Ini Alasannya

Cucu Bung Karno itu juga meminta kaum perempuan lainnya untuk bersuara jika menerima perlakuan tak pantas dan pelecehan dari orang lain, baik pelecehan fisik maupun verbal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *